Tanggal 1 April 2012
aku dgn tergesa2 pulang dari aktifitas wirausahaku dibidang video weding &
fotografi, sudah terbayang raut wajah ibu yg marah meledak2 jika aku telat
kasih uang ke beliau. Benar saja sampai rumah aku lsg mendapatkan makan soreku
berupa omelan yg sangat pedas melebihi sambal pakai cabai rawit.
Ibu : “ kamu
ini anak apa ? sampai jam segini belum setor semua hasil dari tokomu dlm
sebulan”
Apa kamu sengaja sembunyikan uang dari ibu
untuk kamu buat foya2?
Aku : tidak ibu ….itu semua hasil aku dari
sebulan. Anakmu tdk berani sembunyikan uang walau satu rupiah ibu…!!!!
Ibu : bulan depan harus lebih banyak dari
bulan kemarin….!!! Titik…….!!!!( sambil ibu banting pintu)
Setelah itu aku lsg menuju dapur untuk makan sore. Di meja
aku menemukan lauk berupa sepotong tahu & tempe juga sayur bayam. Itu lauk
pauk sehari hariku . tapi tetap aku syukuri, bagaimanapun seorang anak harus
patuh terhadap ortunya.
Pernah terbersit keinginan untuk pergi dari rumah untuk
merantau, tapi aku gak tega meninggalkan ibu seorang diri. Karena ayah sdh
pergi menghadap illahi ketika ibadah haji setahun yg lalu. Itu yg aku rasakan
perubahan ibu yg sangat drastic semenjak ditinggal ayah, padahal dulu ibu
adalah sosok panutan bagi aku juga kakak2ku. Aku sbg anak laki satu2nya &
paling terakhir berkewajiban menjaga ibu.
Sore itu aku bergegas pulang setelah menyelesaikan sebuah
proyek perdagangan & memperoleh keuntungan mencapai 75 juta. Sampai rumah
seperti biasa di sambut oleh amarah ibu yg meledak2.
Ibu : ini
sudah awal bulan…..!!!! knapa kok blom setor uang hasil bulananmu?
Aku : tidak
ibu….ini aku tadi habis dapat untung besar dlm proyek dagang tadi…..!!!
Ibu : kamu
tidak korupsi to?
Aku : demi
allah aku tidak korupsi bu….itu halal 100%
Ibu : sini
uangnya…..!!! dapat berapa kamu?
Aku : 75 juta
bu…..!!!!
Kulihat sekilas senyum yg telah hilang setahun yg lalu
walau kemudian marah lagi….
Ibu : itu
baru anak ibu…..!!!! bulan depan target kamu 100 jt….
Aku : uang
sebesar itu buat apa bu? Apa yg ibu inginkan? Katakan bu … biar anakmu ini bisa
mewujudkannya….. ( sambil
menangis )
Ibu : itu
bukan urusan kamu, tugasmu adalah mencari duit..titik.
Hari ini tepat tanggal 1 juli 2013, target dari ibu uang
100 jt meleset. Keuntunganku hanya 10 jt, dgn lesu aku pulang siap2 menerima
amarah ibu. Aneh…..!!! biasanya ibu sdh ada didepan pintu nunggu aku pulang. Kok
ini ibu kok gak ada? Kulihat sebuah peri besar di ruang tamu, kemudian aku
memegangnya. Tiba2 suara ibu dgn kerasnya terdengar…
Ibu : jangan
sentuh itu…..!!!!!!
Aku lsg kaget dan lari keluar rumah menghindari amukan
ibu. Lsg naik motor kabur meninggalkan rumah.
Jam 9 malam baru aku berani pulang, sampai di depan rumah
kulihat jamaah pengajian baru saja meninggalkan rumahku. Aku sampai bingung kok
ada pengajian? Dlm acara apa ini?
Kemudian aku menemui ibu untuk memberikan hasil usahaku
yg jauh dari target.
Aku : maaf
ibu bulan ini aku hanya dpt uang 10 jt, kalau ibu mau marah silahkan.
Ibu : tidak
apa2 nak, itu sdh banyak.
Aku kaget dgn apa yg kudengar, suara itu adl suara yg
ingin kudengar setahun lalu. Spt rasa dahaga yg sangat menyiksa, kemudian
segelas air es kuminum membasahi tenggorokanku yg kering. Indah banget……!!!!!
Kemudian aku bertanya?
Aku : ibu
tadi ibu2 jamaah pengajian dating kesini ada acara apa?
Ibu : gak
ada acara apa2. Ntar kamu tahu sendiri….skrg kamu tidur.
Tgl 1 agustus 2012
aku pulang kerumah untuk menyerahkan penghasilanku yg lumayan sekitar 50 jt.
Sampai di ruang tamu aku melihat lagi peti yg 2 bulan
kemarin bikin aku kaget…!!! Disebelahnya duduk ibuku dgn senyum bahagia
menyuruhku duduk.
Ibu : sini
nak ibu mau ngomong sebentar…..
Aku : iya bu…ada
apa?
Ibu : coba
kamu buka kotak itu?
Kemudian aku buka, dan aku kaget bukan main. Isinya tas
& perlengkapan ibadah haji 2012.
Kemudian aku bertanya….
Aku : ini
siapa yg berangkat haji ibu?
Ibu : coba
lihat & buka
Spt disambar petir sampai mau pingsan tertulis namaku
terdaftar sbg jamaah haji.
Aku : siapa
yg membiayai ini bu?
Ibu : dari
warisan ayahmu semua ibu jual buat biaya ini….
Ibu : ibu
ingin berangkat haji dgn kamu nak, ibu mau ke makam ayahmu di madinah….
Aku : seharusnya anakmu ini yg membiayai ibu
ibadah haji bukan warisan ayah yg dijadikan biaya haji bu….?
Ibu : gak
apa2 nak, ini wasiat ayahmu agar ibu menyusul ke madinah…
Ibu : bulan
depan kita berangkat ibadah haji nak….( sambil tertawa & tersenyum bahagia)
Tgl 5 September 2012 aku & ibu berangkat haji kloter
29 embarkasi solo, sampai di mekkah ibu langsung sujud & berkata “ ini
hambamu dating ya allah….” Stlh semua
ibadah di mekah selesai kemudian jamaah haji ke madinah. Stlh sampai di madinah
kulihat ibu menangis tersedu2 . kemudian aku bertanya…
Aku : kenapa bu?
Ibu : gak apa2
nak. Ibu bahagia bisa sampai madinah. Ibu mau ziarah ke makam ayahmu.
Ibu :
maafkan ibumu selama ini nak….ibu sering berkata kasar, tdk memberimu makan yg
layak &
menjadikanmu alat untuk mencari
uang .
Ibu : semua
ini ibu lakukan agar ibu & kamu bisa ibadah haji & ziarah ke makam
ayahmu.
Ibu : biaya haji semua ini hasil kerjamu yg ibu simpan
agar bisa berangkat haji. Masalah makanmu
sehari2 adalah sisa warisan ayahmu.
Kemudian aku memeluk erat ibu dan berkata
Aku : maafkan
anakmu ibu yg bodoh memahami keinginan suci ibu
Aku : maafkan
anakmu yg selalu berprasangka buruk padamu…..!!!!
Kemudian kami mencari lokasi makam ayah tercinta,
akhirnya ketemu. Kemudian ibu memegang nisan ayah & berkata
Ibu : mas maafkan adik yg baru bisa dating
sekarang, semoga kangmas mendapatka surga yg selama ini jd tujuan hidup
kangmas.
Aku : maafkan anakmu ini ayah…tdk sempat
mengantarkanmu ke peristirahatan terakhir, doa selalu ku panjatkan pada allah
swt agar diberikan surge untukmu ayah …!!!
Kemudian kami menuju masjid Nabawi untuk sholat ashar. Stlh
berwudu aku sholat berjamaah dgn ibu. Stlh selesai sholat dilanjutkan dzikir,
tiba2 ibu ambruk di sampingku.
Aku : ibu
knapa ? ( sambil menjerit )
Ibu : ibu
tadi ktm ayahmu nak, ibu mau diajak pergi.
Ibu : maafkan ibumu yg mengasuhmu kurang
baik, terima kasih telah menjaga ibu selama ini, ibu bangga pny anak spt kamu. Smoga
surga adalah tempat terbaik bagimu. Ibu pamit pulang menghadap allah ya nak,
ikhlaskanlah ibumu. Ibu tunggu kamu disurga bersama ayahmu.
“Laa illahaillallah Muhammad rosul
allah” kemudian ibu meninggalkanku
Aku :
ibuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu…………………………..!!!!!!!!!
Bagi teman2 yg membaca artikelku ini tlg di utamakan
kepentingan ortu diatas kepentinganmu, karena sebesar apapun amalan ibadahmu
tanpa restu ortumu, keberhasilan seorang anak ada dlm restu & ridho ayah
& ibu
Wassalam……….!!!!!

